Cari Blog Ini

Minggu, 31 Maret 2013

Kemerdekaan yang Sesungguhnya

Kemerdekaan. Apa yang terlintas dalam benakmu saat mendengar kata itu? Mendapatkan semua hak? Kebebasan untuk melakukan segalanya tanpa aturan? Keterbukaan dalam menyampaikan pendapat.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan semua itu. Hanya saja, seringkali ada banyak orang yang salah menafsirkan makna dari kemerdekaan yang sesungguhnya. Menghalalkan segalanya, dengan dalih kemerdekaan. Membenarkan yang salah, dengan berkedok kemerdekaan.


Jadi, menurutku kemerdekaan itu kebebasan untuk melakukan sesuatu, tapi masih dalam koridor yang benar. Masih dalam suatu aturan. Karena jika tidak ada batasan dalam menyikapi kemerdekaan, hal itu malah bisa menjadi alasan untuk menutupi sebuah kesalahan.


110213
Mulki Azkia

Sabtu, 29 Desember 2012

Huesca

jiwa di dunia yang hilang jiwa
jiwa sayang, kenangan padamu
adalah derita di sisiku
bayangan yang bikin tinjauan beku

angin bangkit ketika senja
ngingatkan musim gugur akan tiba
aku cemas bisa kehilangan kau
aku cemas pada kecemasanku sendiri

di batu penghabisan ke Huesca
batas terakhir dari kebanggaan kita
kenanglah sayang, dengan mesra
kau kubayangkan di sisiku ada

dan jika untung malang menghamparkan
aku dalam kuburan dangkal
ingatlah sebisamu segala yang indah
dan cintaku yang kekal
John Cornford, diterjemahkan oleh Chairil Anwar

Minggu, 08 Januari 2012

Elegi

Ku arungi samudera hampa, sunyi
Sesak tembok rindu mendekap hati
Lelah mencari kini sadari
Tak dapat lagi ku cipta melodi

      Sayat rindu jadi pilu
      Tak pasti, terlena hampa sembilu
      Pandangan ragu menatap sendu
      Senandung rindu bisik hatiku

Mencari dirimu tiada akhirnya
Mendamba hatimu entah pastinya
Menanti akhirmu kapan datangnya
Menunggu dan terus ku menunggunya

     Wahai kasih berapa lama lagi?
     Kau terus begini terus menghianati
     Kapankah lagi engkau kan kembali?
     Kan ku nanti setulus sepenuh hati..






Mulki Azkia
Agustus 2011

Selasa, 16 November 2010

Mencintai itu, kadang mengumpulkan segala tabiat menyebalkan seseorang yang kau cintai, memakinya, merasa tak sanggup lagi menjadi yang terbaik untuk dirinya, berfikir tak ada lagi jalan untuk kembali, tapi tetap saja, kau tak kan sanggup benar - benar meninggalkannnya

Kamis, 11 November 2010

Rasa ini tak diciptakan untuk menalimu, tentu.
Namun, apakah itu, penyembuh penderitaan telingaku, mengharap rengekanmu, sekali waktu?
Kehendakku tak mau meringkusmu, tentu.
Namun, bagaimanakah agar waktu masih membelah sepenggal dirinya untuk caci makimu, buatku?

Selasa, 26 Oktober 2010

Sendiri

Sepi
Sepi dan sendiri aku benci
Hilang
Semua tampak hilang
Peduli
Peduli apa padaku?
Jauh, ku tertinggal jauh
terhatui waktu
yang tak pernah berhenti
Diam
Ku hanya terdiam
Sendiri
Di tengah keramaian







Wafa Fatimah R.

Minggu, 18 Juli 2010

yang kuat bukanlah yang menang,yang menanglah yang kuat